KOTA JAMBI - TERAS MUARO JAMBI - Bagi warga Jambi yang tumbuh di era 90an, nama *Toko Es Dedy* pasti sudah tidak asing lagi. Toko es legendaris ini dulunya jadi tempat nongkrong favorit anak muda, keluarga, sampai pejabat kota untuk melepas dahaga di siang hari.
Berdiri sejak awal tahun 1990an, Toko Es Dedy terkenal dengan menu andalannya: *es campur, es buah, dan es kacang merah* dengan porsi jumbo dan harga merakyat. Ciri khasnya ada di kuah santan yang kental, es serut halus, dan topping melimpah.
"Dulu tiap pulang sekolah pasti mampir ke Es Dedy. Rasanya beda, nggak ada duanya sampai sekarang," ujar Rina, 38, warga Thehok yang mengaku pelanggan setia sejak SMP.
Di masa kejayaannya, Toko Es Dedy ramai dipadati pembeli mulai jam 10 pagi sampai malam. Lokasinya yang strategis di pusat kota Jambi bikin tempat ini jadi ikon kuliner sekaligus saksi sejarah kuliner Jambi.
Sayangnya seiring waktu dan munculnya kafe-kafe modern, pamor Toko Es Dedy mulai meredup. Meski begitu, kenangan manis dan rasa esnya masih melekat di hati masyarakat Jambi.
Hingga kini, banyak warga yang berharap Toko Es Dedy bisa kembali buka atau dihidupkan lagi. "Kalau ada lagi, pasti rame. Nostalgia 90an banget," tambah Dedi, 42, warga Jelutung.
Toko Es Dedy bukan cuma soal es. Dia adalah bagian dari memori kolektif masyarakat Jambi era 90an.( Vic) 08/07/2026

0 Komentar